Media Pustakawan
Vol 23, No 1 (2016): Maret

Kajian Penggunaan Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional Studi Kasus di Bidang Pengolahan Bahan Pustaka

Mariana Ginting (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia)
R. Deffi Kurniawati (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia)
Triani Rachmawati (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2020

Abstract

Informasi koleksi perpustakaan yang ada di sebuah perpustakaan dapat dicari melalui katalog pengarang, subjek, atau judul. Penggunaan tajuk subjek pada katalog sangat penting untuk membantu pencarian suatu topik atau disiplin ilmu tertentu yang dimiliki perpustakaan. Salah satu daftar tajuk subjek yang digunakan dalam menentukan subjek suatu koleksi perpustakaan adalah Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional. Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional terdiri dari dua bentuk, yang bernotasi, yaitu Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional edisi revisi yang terbit pada tahun 2002, dan yang tanpa notasi, yaitu Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional yang terbit tahun 2011 yang merupakan akumulasi dari daftar tajuk subjek sebelumnya beserta suplemennya. Terbitnya  Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional yang tanpa notasi menimbulkan tanggapan yang beraneka ragam, salah satunya adalah permintaan untuk kembali mencantumkan notasi pada daftar tajuk subjek, karena dapat memudahkan dalam menentukan nomor klas. Hal tersebut yang melatarbelakangi dibuatnya kajian “Penggunaan Pedoman Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional” untuk mengetahui seberapa banyak pustakawan yang menginginkan daftar tajuk subjek yang bernotasi dan seberapa banyak pustakawan yang menginginkan daftar tajuk subjek tanpa notasi. Hasil kajian ini diharapkan bermanfaat dalam (1) pengambilan kebijakan untuk merevisi daftar tajuk subjek dan (2) mengkaji kembali penerbitan daftar tajuk subjek. Sampel dalam kajian ini adalah pustakawan di Bidang Pengolahan Bahan Pustaka dan metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode angket. Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa sebagian besar responden (57.14%) sangat sering menggunakan Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional bernotasi dan  (39.8%) sering menggunakan Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional. Saran pengguna untuk kedepannya Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional dilengkapi dengan notasi (42.86 %) dan juga sebanyak (39.28 %) responden menyarankan bahwa Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan Nasional dengan suplemen dan bernotasi.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

mp

Publisher

Subject

Library & Information Science

Description

Jurnal Media Pustakawan merupakan terbitan Perpustakaan Nasional, Pusat Pembinaa Pustakawan(Pusat Pembinaan Pustakawan) yang berfokus pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi khususnya yang berhubungan dengan pengembangan kepustakawanan . Artikel Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil kajian ...