Short story writing skills as one part of the Indonesian language learning material aspects of writing are very important as the basis for learning writing in general. By learning short story writing skills. students are trained to be skilled in writing. The skill of students in writing short stories can be a measure in determining the quality of the student's language. To improve the ability to write short stories, students must be trained in learning with the right method as well. For this reason, in accordance with the purpose of this study, namely efforts to improve the short story writing skills of class IX students at MTsN Kota Padang Panjang in the 2021/2022 academic year through a contextual approach. II with a contextual approach the final value always shows changes and continues to increase. The value of writing pre-cycle short stories is only 64.8. In the first cycle of applying the approach, the average value increased to 70.55. As for the second cycle, the success has met the KKM for Indonesian subjects at MTsN Padang Panjang City, which is 80.55. The conclusion is a contextual approach can be used to improve the ability to write short stories. ABSTRAKKeterampilan menulis cerpen sebagai salah satu bagian dari materi pembelajaran Bahasa Indonesia aspek menulis sangat penting sebagai dasar dari pembelajaran menulis secara umum. Dengan pembelajaran keterampilan menulis cerpen. siswa dilatih agar terampil dalam menulis. Terampilnya siswa dalam menulis cerpen dapat menjadi ukuran dalam menentukan kualitas berbahasa siswa tersebut. Untuk meningkatkan kemampuan keterampilan menulis cerpen tersebut maka sisiwa harus dilatih dalam pembelajaran dengan metode yang tepat pula. Untuk itu, sesuai dengan tujuan penelitian ini, yaitu upaya meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX di MTsN Kota Padang Panjang Tahun Pelajaran 2021/2022 melalui pendekatan kontektual.Ternyata, keadaan siswa pada setiap siklus, mulai dari pra siklus, siklus I, dan suklus II dengan pendekatan kontekstual nilai akhir selalu menunjukan perubahan dan terus meningkat. Nilai menulis cerpen pra siklus hanya 64,8. Pada siklus pertama penerapan pendekatan, nilai rata-rata meningkat menjadi 70,55. Adapun pada siklus II keberhasilan sudah memenuhi KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia di MTsN Kota Padang Panjang, yaitu 80,55. Kesimpulannya adalah Pendekatan kontekstual dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen.
Copyrights © 2022