Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi yang berkaitan dengan pentingnya implementasi budaya kepemimpinan lokal dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah (MBS) di sekolah. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 7 Bau-Bau, Keraton Buton Sulawesi Tenggara dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat etnografi. Data dan informasi penelitian ditetapkan dengan teknik Snow-ball. Jnforman penelitian terdiri atas kepala sekolah, para guru, staf pendukung lainnya, komite sekolah, tokoh masyarakat/pemimpin informal/tokoh adat. Data dikumpulkan dengan cara observasi p artisip an, interview mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan analisis domain, analis is taxonomi, analisis komponensial, dan analisis tema. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu aspek yang dapat mempengaruhi pelaksanaan manajemen berbasis sekolah (MBS) adalah budaya kepemimpinan lokal, dalam istilah setempat dikenal dengan kepemimpinan "Bhinct-bhinci kuli "
Copyrights © 2008