Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Vol. 16 No. 5 (2010)

Televisi Pembangunan Pedesaan

Oos M Anwas (Pustekkom Kemdiknas)



Article Info

Publish Date
10 Sep 2010

Abstract

This paper is a study in the follow advice from the research writer (2009), about the need to realize the Television Rural Development in order to meet the growing information needs for improving the quality of rural communities. Through literature review and discussion of results is known that themedium of television is the most popular mass media and society tend to increase every year. Media thatpresents a visual audio message is also able to influence the behavior and community life. RealizingRural Development TV broadcasts does not always mean to build a new television station, but it can bemade happen by optimizing the public television station TVRI especially with its digital technology thatcould overcome the frequency limitations. This broadcast aired nationally for 24 hours, via a specialchannel with an eight-hour-a-day broadcast pattern, which is then repeated in the afternoon and evening,so the villagers can follow the show within their appropriate opportunity. ABSTRAKTulisan ini merupakan kajian dalam menindaklanjuti saran dari hasil penelitian penulis (2009),tentang perlunya mewujudkan Televisi Pembangunan Pedesaan guna memenuhi kebutuhan informasiyang terus berkembang bagi peningkatan kualitas SDM masyarakat pedesaan. Melalui hasil kajian literaturdan bahasan diketahui bahwa media televisi merupakan media massa yang paling digemari masyarakatdan setiap tahun cenderung meningkat. Media yang menyajikan pesan audio visual ini juga mampumempengaruhi perilaku dan kehidupan masyarakat. Untuk merealisasikan Siaran Televisi PembangunanPerdesaan tidak perlu membangun setasiun televisi baru, akan tetapi mengoptimalkan TVRI sebagaisetasiun televisi publik, baik menggunakan teknologi analog apalagi teknologi digital yang bisa mengatasiketerbatasan frekuensi. Siaran ini mengudara secara nasional selama 24 jam, melalui satu channelkhusus dengan pola siaran 8 jam per hari, yang kemudian diulang pada sore dan malam harinya,sehingga masyarakat desa dapat mengikuti sesuai kesempatan yang dimilikinya. Substansi acaradikembangkan mengacu pada prinsip-prinsip pembangunan masyarakat pedesaan yang sesuai dengankebutuhan dan potensi masyarakat desa.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

jpnk

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a peer-reviewed journal published by Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Agency for Research and Development, Ministry of Education and Culture of Republic of Indonesia), publish twice a year in June and December. This journal ...