Covid-19 memberikan banyak dampak pada masyarakat salah satunya dibidang pendidikan. Pendidikan yang merupakan salah satu sektor penting dalam masyarakat terkena dampak penyebaran virus Covid-19 sehingga munculnya keputusan Kemdikbud mengenai kebijakan prosedur kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Pembelajaran daring memberikan dampak terhadap peran ibu rumah tangga. Peran ibu rumah tangga yang sekarang juga harus berperan sebagai guru membuat ibu terbebani dengan bertambahnya pekerjaan rumah tangga. Ibu perlu belajar memahami beberapa petunjuk untuk dapat membantu mengerjakan tugas sekolah. Sementara tugas pengasuhan masih tetap menjadi tanggung jawabnya. Dimana Ibu juga tidak bisa hanya mengeluhkan bebannya tersebut, karena kondisi keluarga memang juga sedang tidak baik akibat pandemi. Maka dari itu penelitian ini berfokus pada dinamika psikologis yaitu kognitif, emosi dan juga hubungan interpersonal ibu rumah tangga yang berperan dalam mendampingi daring. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 subjek mempunyai hasil yang berbeda. Secara kognitif subjek EF dan SH mendapat bantuan dari keluarga dan juga dari guru bimbingan belajar sedangkan subjek EW hanya dari diri sendiri. Secara emosi ketiga subjek mendapat dukungan dari keluarga. Sedangkan secara hubungan interpersonal subjek EF dan EW banyak melakukan komunikasi dengan orang lain, sedangkan SH kurang melakukan komunikasi dengan orang lain. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan pembalajaran daring yang dijalani oleh ibu rumah tangga mempengaruhi dinamika psikologis karena harus membagi antara pekerjaan rumah tangga dan juga pendampingan daring.
Copyrights © 2022