JURNAL PANGAN
Vol. 21 No. 2 (2012): PANGAN

Keunggulan Jagung QPM (Quality Protein Maize) dan Potensi Pemanfaatannya dalam Meningkatkan Status Gizi (The Advantage of Quality Protein Maize and The Potent of Its Utilization In Improving Nutritional Status)

Sri Widowati (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2012

Abstract

Jagung merupakan sumber karbohidrat dan sekaligus sumber protein, terutama bagi masyarakat yang pangan pokoknya berbasis jagung. Kandungan protein jagung cukup tinggi yaitu 8-11 persen, namun kualitas protein jagung pada umumnya (32 persen) jauh di bawah kualitas protein beras (79 persen). Hal ini disebabkan karena protein jagung kekurangan dua asam amino esensial, yaitu lisin dan triptofan. Keberhasilan perakitan varietas jagung tipe baru, yaitu QPM(Quality Protein Maize) memberi harapan bagi masyarakat bahwa jagung dapat digunakan sebagai pangan pokokyang setara kualitas gizinya dengan beras, bahkan kualitas protein jagung QPM (82 persen) lebih bagus. Jagung kompositQPM varietas Srikandi kuning-1 dan Srikandi putih-1 masing-masing memiliki kandungan lisin 0,580 persen dan 0,468 persen dan triptofan 0,114 persen dan 0,102 persen dua kali lebih besar bila dibandingkan denganjagung hibrida varietas Bima-1 (lisin 0,291 persen dan tritofan 0,058 persen). Selain sebagai pangan pokok, Jagung QPM juga dapat diolah menjadi produk pangan sebagaimana jagung biasa, antara lain menjadi tepung, pati, susu jagung, jagung sosoh pratanak cepat masak, tepung instan, serta aneka kudapan berbasisjagung utuh maupun tepungjagung. Berdasarkan kualitas gizi dan sifat fungsionalnya, menu makan berbasis jagung QPM dapat meningkatkan status gizi masyarakat.Maize isthe main source of carbohydrates and protein, especiallyfor people whose staple food is this cereal. Protein content of maizeis relatively high i.e. 8-11 percent. However, the quality of protein compared to casein (32 percent) is far below that of rice(79 percent) because of its deficiency in two essential amino acids, namelylysineandtryptophan. The success inbreeding a new typeof maize varieties, the QPM (Quality Protein Maize), has provided hope for people whose staple food is this cereal because its nutritional quality is comparable torice, and itis even better in many cases. For instance, the quality of protein QPM is 82 percent. Composite QPM Srikandi kuning-1 and Srikandi putih-1 varietiescontain lysine(0,580 percent and 0,468 percent) and tryptophan (0,114 percent andO, 102 percent), which are twice greater than hybridmaizeBima-1 variety (lysine of0,291 percentand trytophan of0,058 percent). Beside as staple food, QPM maize can also be processed similar to ordinary maize, such as flour, starch, maize-milk, quick cooking polished maize, instant flour, and variousmaize-based snacks. Due to its superior nutritional qualityandfunctional properties, QPM maize-based dietcan remarkably improve the nutritional status ofthe people. 

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

pangan

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Social Sciences

Description

PANGAN merupakan sebuah jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Pusat Riset dan Perencanaan Strategis Perum BULOG, terbit secara berkala tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan ...