Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan tingkat nilai ekonomi yang dimiliki oleh kopi arabika dan kopi robusta. Penelitian ini dilakukan pada usaha mikro, kecil dan menengah di Jember, Indonesia yaitu kelompok tani kopi Sumber Kembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif yang didasarkan pada perhitungan nilai produktivitas, keuntungan, dan tingkat efisiensi biaya untuk menjawab pertanyaan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kopi arabika merupakan tanaman kopi yang membutuhkan biaya yang lebih tinggi untuk dapat menghasilkan suatu produk jika dibandingkan dengan kopi robusta. Namun, tanaman kopi arabika merupakan tanaman yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan kopi robusta. Hal ini dikarenakan tingkat harga jual yang jauh lebih tinggi dari kopi Robusta. Dengan demikian, nilai ekonomi kopi arabika dapat disimpulkan lebih tinggi dari kopi robusta.
Copyrights © 2022