Kerusakan Lingkungan adalah isu yang seakan tidak pernah usai. Para ahli terus mencoba merumuskan etika lingkungan yang bersahabat dengan lingkungan. Namun, perdebatan mengenai definisi dan konsep etika lingkungan seakan tidak menemui jalan akhir. Tulisan ini ingin menjelaskan bahwa kecenderungan moralisme para ahli etika lingkungan justru tidak akan berdampak besar pada kenyataan kerusakan lingkungan saat ini. melalui metode kajian kepustakaan, penulis menemukan bahwa kerusakan lingkungan tidak berasal dari etika buruk seseorang, namun ada faktor lain juga yang turut memengaruhi kerusakan lingkungan, yakni kapitalisme. Hal ini tidak berarti perilaku merusak yang dilakukan manusia tidak perlu dikutuk secara moral, namun yang perlu dihindari adalah kecenderungan moralisme, yakni menganggap persoalan lingkungan dapat diselesaikan dengan menghasilkan gagasan etika lingkungan yang bersahabat dengan seluruh alam.
Copyrights © 2022