Perawat rumah sakit memiliki tuntutan yang tinggi untuk melayani pasien pada setiap waktu selama 24 jam agar pasien merasa selalu dilayani dengan baik. Tingginya tuntutan kerja, yang seringkali melebihi kemampuan perawat, menyebabkan banyaknya keluhan kesehatan pada perawat dan mengalami stres kerja tingkat tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan penyusunan suatu alat ukur yang dapat mengetahui potensi stres kerja pada perawat. sehingga faktor-faktor yang dapat menjadi potensi utama timbulnya stres kerja dapat dianalisis untuk meminimasi timbulnya stres kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi stres kerja pada perawat. danĀ menyusun alat ukur untuk mengetahui potensi stres kerja pada perawat dengan menggunakan metode FMEA. Faktor yang mempengaruhi stres kerja berhasil diidentifikasi yaitu beban kerja dan hubungan interpersonal dari faktor yang mempengaruhi stres kerja kemudian diidentifikasi dengan metode FMEA dan diperoleh alat ukur potensi stres kerja yang berisikan 12 pertanyaan dengan skala likert
Copyrights © 2017