Sampai dengan akhir tahun 2014, pencapaian MDGs bidang Air Minum dan Sanitasi di Sulawesi Tenggara telah mencapai rata-rata pencapaian nasional. Dalam bidang Air Minum, pencapaian Sulawesi Tenggara telah mencapai 69.23% lebih tinggi dari rata-rata pencapaian nasional yaitu 68.36%. Untuk sektor sanitasi, akses terhadap sanitasi layak telah mencapai 60.78% lebih tinggi dari rata-rata nasional yang mencapai 61.04%. Meskipun demikian, hasil penilaian evaluasi kinerja menunjukkan bahwa outcome pembangunan tersebut masih sangat rendah. Beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya outcome pembangunan infrastruktur Cipta Karya antara lain 1) perencanaan yang belum sepenuhnya mengintegrasikan seluruh aspek terkait yang menyebabkan distribusi kegiatan yang tidak merata, beberapa kegiatan belum dilaksanakan di kawasan-kawasan strategis nasional, provinsi dan kabupaten; 2) belum tersedianya database bidang Cipta Karya yang memadai; 3) staf teknik Bidang Cipta Karya belum mempunyai kemampuan yang memadai dalam menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan staf teknis bidang Cipta Karya di Kabupaten Wakatobi dalam perencanaan pembangunan air minum dan sanitasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah 1) Pengumpulan data sekunder dari sektor Air Minum, Sanitasi, Permukiman Kumuh Dinas Pekerjaan Umum Prov. Sulawesi Tenggara; 2) Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) kepada staf teknis Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wakatobi. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta telah mampu menggunakan fasilitas dasar yang dimiliki oleh aplikasi SIG, peserta mampu menghasilkan peta rencana pembangunan air minum dan sanitasi di Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi.
Copyrights © 2017