Tulisan ini mengkaji ancaman perdagangan dan peredaran narkoba yang berkembang pesat di era globalisasi Indonesia. Globalisasi membuat pergerakan lintas batas barang, jasa dan pengetahuan menjadi cepat karena kemajuan teknologi, transportasi dan telekomunikasi. Penulis menemukan bahwa saat menata kehidupan negara di era globalisasi, Indonesia menghadapi banyak tantangan terkait ancaman perdagangan dan peredaran narkoba. Sisi gelap globalisasi membuat ancaman kejahatan transnasional ini menjadi lebih luas karena telah melibatkan anak, perempuan bahkan publik figur Indonesia. Pemberitaan di berbagai media cetak ataupun digital mengenai kasus narkoba yang setiap tahunnya ada, membuktikan bahwa perdagangan narkoba di Indonesia marak terjadi. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan dengan data sekunder yang diperoleh dari website pencari jurnal seperti Google Schoolar. Untuk memudahkan pencarian data, penulis juga menggunakan aplikasi Harzing: Published or Perished.Data yang relevan kemudian diubah menjadi data RIS melalui Aplikasi Mendeley. Data RIS tersebut kemudian diolah kembali menggunakan Aplikasi Vosviewer, yaitu software yang menampilkan visualisasi data yang memuat pembahasan terbanyak terkait topic globalisasi dan perdagangan narkoba di Indonesia
Copyrights © 2022