Atrat: Jurnal Seni Rupa
Vol 1, No 2 (2013): JERAT TRADISI DALAM KONTEMPORER

MEMBANGUN SUASANA MELALUI TATA CAHAYA PADA PANGGUNG PERTUNJUKAN

Mohamad Tohir (Univertisa Telkom)



Article Info

Publish Date
25 May 2013

Abstract

Keniscayaan hadirnya cahaya pada penataan panggung pertunjukan memungkinkan penonton menikmati sajian yang disuguhkan di atasnya, tak terkecuali pada pertunjukan teater, bahkan lebih dari itu, cahaya yang ditata dengan apik dapat membantu mengembangkan imajinasi penonton sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Tata cahaya merupakan bagian tanda yang melengkapi tanda-tanda yang tersusun secara sintagmatik dari pilihan arah, ruang, warna dan intensitasnya dalam konteks pertunjukan teater secara utuh. Tata cahaya hadir sekaligus memberi makna denotatif dari sebuah keadaan, namun setelah berinteraksi melalui relasinya dengan tanda-tanda lainnya (seperti penataan ruang, dialog dan akting para pemain), ia akan memberi makna konotatif dalam imajinasi penonton. Melalui analisis semiotik, diharapkan pembaca bisa melihat bagaimana tata cahaya dapat memberikan makna konotatif yang membantu terciptanya suasana yang bisa membangkitkan imajinasi penonton sehingga pertunjukan dapat dinikmati secara utuh.Kata Kunci: Semiotika, Tata Cahaya, Denotasi, Konotasi

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

atrat

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Atrat is a Journal of Visual Arts containing scientific papers which includes Fine Art and Design, publisher by Jurusan Seni Rupa STSI Bandung (p-ISSN 2339-1642 & e-issn 2722-7200). Jurnal Atrat also embodies the results of various forms of scientific research as well as the creation of artworks, ...