ABSTRAKWHO menyatakan kejadian anemia berkisar antara 20% sampai 89% dengan menetapkan HB normalnya 11 gr%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pagar Gading Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III pada bulan Juni-Agustus 2021 di Wilayah Kerja Puskesmas Pagar Gading Bengkulu Selatan yang berjumlah 51 orang. Jenis data menggunakan data primer dan sekunder. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan jarak kehamilan 2 tahun (74.5%), status tidak KEK (66.7%), tidak sesuai dalam mengkonsumsi tablet Fe (60.8%), frekuensi ANC sesuai standar (58.8%) dan tidak mengalami anemia (62.7%). Kesimpulannya terdapat hubungan yang bermakna antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia, terdapat hubungan yang bermakna antara status KEK dengan kejadian anemia pada ibu hamil, terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil dan terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan untuk dapat memantau pelaksanaan program KIA dalam kegiatan posyandu dan meningkatkan peran serta kader Posyandu untuk dapat memberikan penyuluhan pada ibu hamil tentang anemia dalam kehamilan.
Copyrights © 2021