Penyakit kecacingan masih menjadi masalah kesehatan. Penyakit ini terutama diderita oleh anak-anak usia sekolah dasar. Pada kondisi kecacingan ringan tidak menimbulkan gejala, pada kondisi berat dapat menimbulkan kerugian yaitu menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktivitas. Infeksi kecacingan dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kesehatan lingkungan yang kurang baik, serta personal hygieneyang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka infeksi kecacingan Soil Transmitted Helminth(STH) pada Siswa-siswi SDN Pulau Panggang 02 pagi Kepulauan Seribu.Sampel pada penelitian ini sebanyak 45 orang dan pemeriksaan dilakukan menggunakan teknik pengapungan (flotasi). Hasil penelitian menunjukan bahwa angka infeksi kecacingan sebesar 4 sampel (8,9%). Spesies yang ditemukan adalah Ascaris lumbricoides(6,7%), dan Trichuiris trichiura (2,2%). Kesimpulan pada penelitian ini yang terinfeksi kecacingan terbanyak pada anak laki-laki, dan spesies yang banyak ditemukan adalah Ascaris lumbricoides. Disarankan agar selalu menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan sebelum makan, mencuci tangan pakai sabun, mencuci tangan pakai sabun setelah BAB, menggunting kuku seminggu sekali, dan selalu memakai alas kaki ketika keluar rumah. Kata Kunci : Anak sekolah dasar, Infeksi Kecacingan
Copyrights © 2020