Kebebasan seharusnya adalah hal yang absolut untuk dimiliki seluruh individu terlepas dari jenis kelaminnya. Namun, sejak terciptanya masyarakat, kebebasan perempuan selalu dibatasi. Hak dan kesempatan laki-laki hingga kini masih tidak setara dengan perempuan. Perempuan Indonesia sejak dahulu sudah mulai memperjuangkan kesetaraannya, didorong dengan berkembangnya zaman dan globalisasi, perjuangan perempuan Indonesia akan kesetaraan semakin berkembang. Gerakan feminisme bertujuan untuk membantu perempuan memperjuangkan hak dan kebebasan perempuan di masyarakat Indonesia yang masih dominan patriarki. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari filosofi dari feminisme dan kebebasan perempuan. Metode penelitian adalah dengan studi literature deskriptif dan interpretif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa beberapa ahli filosofis feminis menjelaskan bahwa guna mencapai kesetaraan, laki-laki dan perempuan harus diberikan pendidikan yang sama, serta tidak diberi perlakuan yang diskriminatif. Ahli filosofis feminis lainnya meyakini bahwa perempuan dan laki-laki hakikatnya berbeda, namun memiliki hak yang sama dalam hal kebebasan. Kebebasan memiliki dua jenis, yakni kebebasan positif dan negatif. Keduanya merupakan hal yang bertolak belakang yang perlu dikritisi lebih lanjut, serta masih perlu dipertimbangkan sebab dan akibat yang ditimbulkan bagi perempuan khususnya di Indonesia.
Copyrights © 2021