Konflik antar suku di Kalimantan Barat merupakan ancaman yang nyata sehingga diperlukan strategi yang tepat dalam menghadapinya. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan hambatan Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat dalam menghadapi konflik antar suku di Kalimantan Barat. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Hasil penelitian ini adalah strategi Dewan Adat Dayak dalam mengahadapi ancaman konflik antar suku yaitu : membangun sinergitas dengan Pemda dan Intansi Pertahanan Keamanan seperti TNI dan Polri, melaksanakan peradilan adat berbasis kearifan lokal, melaksanakan koordinasi berjenjang, melaksanakan program pencegahan konflik dan penyebaran hoax, melaksanakan perkenalan budaya antar suku, rutin melaksanakan evalusi penyebab konflik serta penanganan konflik bersifat terbuka. Adapun hambatan yang dihadapi Dewan Adat Dayak ialah berupa keberagaman etnis budaya dan bahasa yang menjadi tantangan tersendiri, keterbatasan anggaran dan adanya potensi kendala koordinasi dengan Pemda, TNI dan Polri.
Copyrights © 2022