Kekerasan seksual merupakan kasus yang meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Kasus kekerasan seksual banyak yang tidak terlaporkan, salah satunya adalah karena adanya asumsi bahwa jika melaporkan akan menambah aib keluarga. Ditambah lagi adanya Normative Social Influence yang membuat anak korban kekerasan seksual menjadi tidak nyaman untuk berada di tengah masyarakat, karena harus memenuhi tuntutan perilaku yang diharapkan. Penelitian ini berujuan untuk melihat dan manganalisa bagaimana gambaran normative social influence pada korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek yang diteliti adalah seorang korban kekerasan seksual di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang berusia remaja dan berjenis kelamin perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara semi terstruktur dan observasi. Sedangkan alat bantu yang digunakan adalah pedoman wawancara, dan alat perekam. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa gambaran normative social influence pada subjek didasari oleh beberapa faktor yaitu persepsi, kedekatan, dan sikap lingkungan. Selain itu, normative social influence yang tergambarkan pada diri subjek adalah normative social influence jenis norma perintah.
Copyrights © 2022