Media dalam hal ini RCTI memiliki peran penting mengkontruksi penonton maupun masyarakat. Seperti program tayangan Hafiz Indonesia yang ditayangkan setiap tahun di bulan Ramadhan. Ada yang melihat tayangan ini sebagai ajang cari untung, eksploitasi anak berkebutuhan, tapi ada juga yang melihat tayangan ini sebagai hal positif untuk menarik minat penonton untuk mulai membaca dan menghafal Alquran. Ada banyak episode di dalam tayangan Hafiz Indonesia, salah satu yang menarik adalah pada episode Subhanallah Hafalan Naja dan Semua Sujud Syukur Melihat Kondisi Tegar. Tujuan penelitian untuk memahamia Konstruksia Realitasa Mediaa Televisia terhadapa sosoka pesertaa padaa programa Hafiza Indonesia. Teori yang digunakan Teori Konstruksi Realitas Sosial Peter L Berger dan Thomas Luckmann. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dengan menggunakan analisis Konstruksi Media Massa Burhan Bungin. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa RCTI sebagai media berhasil mengkonstruksi tayangan Hafiz Indonesia sehingga diminati penonton, membuat masyarakat khususnya umat Islam tergerak untuk mulai membaca dan menghafal Alquran serta mendorong orang tua agar anak-anak mereka bisa menjadi seperti peserta di Hafiz Indonesia. Terlepas dari pihak RCTI sebagai media mencari keuntungan dari slot iklan ketika rating sharenya meningkat
Copyrights © 2022