Pembelajaran tematik merupakan kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk memaksimalkan peran siswa dalam proses belajar, hanya saja dalam pengimplemtasiannya proses pembelajaran tematik cenderung berfokus pada guru, yang berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar tematik siswa kelas 5 SD dapat diupayakan melalui pendekatan Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 tahap yakni, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, refleksi. Subjek penelitian yaitu 32 siswa kelas 5 SD. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Instrumen yang digunakan adalah butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ditunjukkan perbedaan rata-rata hasil belajar prasiklus sebesar 76,46 dengan persentase ketuntasan 59,38% dan siklus 1 sebesar 85,03 dengan persentase ketuntasan 68,75% dan terus meningkat rata-rata pada siklus 2 sebesar 87,49 dengan persentase ketuntasan 87,50%. Di samping itu, uji t sebesar 5,328 artinya terdapat perbedaan selisih rata-rata antara prasiklus dan siklus 1 sebesar 8,57. Signifikansi 5% sebesar 0,000 yang berarti perbedaan rata-rata hasil belajar bermakna. Uji t prasiklus dengan siklus 2 dengan hasil 5,328 semakin meningkat pada rata-rata hasil belajar sebesar 11,03 dengan nilai signifikansi 5% adalah 0,000 yang berarti perbedaan rata-rata hasil belajar bermakna. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas 5 Sekolah Dasar.
Copyrights © 2021