Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika siswa, dan mendeskripsikantanggapan siswa terhadap penerapan pembelajaran post to post physics adventure (P3A). Metode Penelitian yang digunakanadalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri Bali Mandara tahunpelajaran 2016/2017 semester I yang berjumlah 23 orang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Objekpenelitian ini adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi dan tanggapan siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua sikluspembelajaran, dengan tahapan-tahapan dalam tiap siklus adalah perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi.Kemampuan berpikir tingkat tinggi yang dimaksud adalah skor siswa yang diperoleh dalam mengerjakan tes kemampuanberpikir tingkat tinggi yang berjumlah 10 soal essay. Data tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner.Penelitian ini dikatakan berhasil jika rata-rata nilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa 75, dengan ketuntasan klasikal85%, dan tanggapan siswa minimal berkategori positif. Data yang telah terkumpul tersebut, selanjutnya dianalisis secaradeskriptif. Hasil analisis menunjukkan 1) nilai rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada siklus I sebesar 72,60dengan ketuntasan klasikal 72% dan pada siklus II sebesar 78,40 dengan ketuntasan klasikal 88% ;2) tanggapan siswaterhadap penerapan P3A dalam pembelajaran fisika adalah dengan skor rata-rata sebesar 84,64 dan berada pada kategoripositif.
Copyrights © 2018