Majalah Farmaseutik
Vol 18, No 3 (2022)

Hubungan Kesesuaian Terapi dengan Luaran Klinik Pasien Demam Berdarah Dengue di RSUD dr. TC. Hillers Kabupaten Sikka, Provinsi NTT

Maria hurek Making (Magister Farmasi Klinik Fakultas Farmasi)
Nanang Munif Yasin (Farmasi UGM)
Ika Puspita Sari (Fakultas Farmasi)



Article Info

Publish Date
10 Oct 2022

Abstract

Kabupaten Sikka adalah salah satu kabupaten di Provinsi NTT dengan angka kasus DBD tertinggi diawal tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesesuaian terapi dengan luaran klinik pasien demam berdarah dengue di RSUD dr. TC. Hillers, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT. Penelitian ini dilakukukan dengan cara studi observasional dengan rancangan penelitian cohort retrospektive. Subjek penelitian adalah pasien anak usia ≤ 18 tahun yang dirawat di RSUD dr.TC. Hillers pada periode Januari-Maret 2020 dengan diagnosis akhir DBD grade I,II,dan dengue shock syndrome (grade III dan IV) yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Luaran yang dinilai adalah keadaan klinis pasien, data laboratorium dan lama perawatan/lama sakit. Sebanyak 80 pasien yang masuk kriteria inklusi dibagi dalam 2 kelompok yaitu  kelompok yang sesuai dan tidak sesuai dengan PPK. Penilaian kesesuaian dilakukan dengan membandingkan rekam medik pasien dengan panduan praktik klinik (PPK) Rumah Sakit, selanjutnya setiap kelompok dianalisa kondisi membaik dan tidak membaik menurut kriteria WHO 2011 dan PPK RS. Analisis hubungan antara kesesuaian dengan luaran klinik menggunakan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact sedangkan untuk mengontrol pengaruh variabel pengganggu terhadap luaran klinik digunakan  analisis multivariate regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan pasien yang masuk  dalam kriteria sesuai dengan PPK sebesar 77,5%  dan pasien tidak sesuai sebesar 22,5%, dimana dari kategori sesuai terdapat 49 pasien dikatakan membaik sedangkan 13 pasien tidak membaik. Hasil uji Fisher’s Exact menunjukkan p-value =0,546 yang berarti pemberian terapi suportif dan simpotomatis tidak memiliki pengaruh yang bermakna terhadap luaran klinik pasien. Hasil analisis Chi-Square atau Fisher’s Exact antara kesesuaian terapi dengan trombosit, hematokrit dan lama rawat  berturut-turut adalah (p=0,637; p= 0,7; dan p=1,00) yang menunujukkan tidak ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terapi cairan suportif dan terapi simptomatis terhadap luaran klinik. Hasil analisis multivariate menunjukkan variabel perancu usia, jenis kelamin, derajat penyakit dan komorbid tidak memiliki pengaruh terhadap luaran klinik.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

majalahfarmaseutik

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Farmaseutic accepts submission concerning in particular fields such as pharmaceutics, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmacology, and social ...