Pada dasarnya, manusia merupakan makhluk social yang membutuhkan satu sama lain. Dalam kehidupan social, terdapat sebuah proses interaksi yang dipengaruhi oleh beberapa factor seperti tiruan, saran, simpati, identifikasi, dan empati. Beberapa masalah umum yang dihasilkan dari kurangnya budaya empati dalam masyarakat yang menjadi dampak negatif dari penggunaan gadget. Dengan demikian, akan terbentuk karakter individu yang arogan, acuh pada lingkungan, dan berpotensi untuk melakukan tindak asusila. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan gadget dan empati pada siswa SMA IT Pekanbaru. Populasi pada artikel ini adalah 996 siswa dan sampel yang didapat adalah 152 siswa. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik mengacak sampel sederhana. Teknik koleksi data menggunakan skala empati dari 11 aitem (rix = 0.828) dan skala kecanduan gadget menggunakan (SAS-SV) dari 10 aitem (rix = 0.810). Data diproses menggunakan analisis korelasi Pearson product moment. Didapat hasil korelasi tes (rxy = -0.028) dengan nilai yang signifikan sebesar 0.730 (standar 0 0.05). Ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kecanduan gadget dan empati pada siswa.
Copyrights © 2022