WALISONGO
Vol 22, No 2 (2014): Dakwah Multikultural

DAKWAH DAN PEMAHAMAN ISLAM DI RANAH MULTIKULTURAL

Jailani, Imam Amrusi ( UIN Sunan Ampel Surabaya)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2014

Abstract

Development of Islam in Indonesia or in the local domain did not show the sameperformance as in his home land, namely in the Arab lands. This is due to theacculturation the values of Islam and the local culture. Variabilities in Islamicappearance is also showed the variabilities in understanding on Islam. Applyingvariable approaches on Islam, textual-contextual and functional-structural, willshow the varieties of Islam too: normative Islam, factual Islam, ideal Islam oruniversal Islam, and Local Islam. From this illustrates that in reality, we are oftenconfronted with the face of normative Islam, Islamic factual, ideal or universalIslam and the local Muslim. The study found the patterns of understanding andattitude of inclusive-exclusive, with all the effects that will be caused, eitherconstructive or destructive, supporting or undermined the development of Islam.Based on the finding, it is needed a concept and strategy of da‘wa which is reallyeffective and approved by multy-culture society like Indonesia.***Perkembangan Islam di Indonesia atau di lokalitas yang lain tidak menampakkanwajah Islam yang sama seperti di tanah kelahirannya, yaitu di tanah Arab. Haltersebut disebabkan karena sudah terjadi akulturasi ajaran Islam dengan nilainilaibudaya lokal. Inilah bentuk interkoneksi antara ajaran Islam dengan kearifanlokal. Dari kajian tersebut, didapati pemahaman Islam yang bermacam-macam.Tampilan rumusan Islam tersebut dihampiri dengan berbagai pendekatan untukmemudahkan pemetaan terhadap pemahaman keislaman. Dari tampilan tersebutmenggambarkan bahwa dalam realitas, kita sering diperhadapkan pada wajahIslam normatif, Islam faktual, Islam ideal atau universal dan Islam lokal.Sedangkan pendekatan yang dipakai untuk menelaah hal tersebut adalah pendekatantekstual-kontekstual dan struktural-fungsional. Dari telaah tersebut,didapati pola pemahaman dan pola sikap yang inklusif dan eksklusif, dengansegala dampak yang akan ditimbulkan, baik yang konstruktif maupun yangdestruktif, yang mendukung maupun yang menggerogoti perkembangan Islam.Dari realitas tersebut, diperlukan suatu konsep dan strategi dakwah yang betulbetulmengena dan diterima masyarakat multikultural seperti Indonesia ini.Keywords: dakwah, multikultural, Islam, inklusif, eksklusif

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

wali

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Walisongo adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian IAIN Walisongo Semarang. Jurnal ini memiliki spesifikasi sebagai media untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang sosial keagamaan Islam. Jurnal ini terbit berkala setiap enam bulan sekali ...