Studi kasus ini berawal dari para pelaku Umkm yang memiliki permasalahan dalam menjalankan usahanya terutama keterbatasan modal usaha, sehingga para pelaku umkm sangat sulit dalam mengembangkan usahanya. Tetapi sekarang Bank Syariah Indonesia menyediakan pinjaman modal usaha untuk UMKM yaitu pembiayaan BSI KUR mikro. Kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pendapatan nasabah setelah mendapatakan pembiayaan kur mikro di BSI. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian single case study ini menggunakan jenis kajian practice oriented. Untuk mengumpulkan data menggunakan 2 instrumen utama yaitu melalui obsevasi dan wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa rata-rata pendapatan nasabah mikro setelah mendapatkan pembiyaan di BSI meningkat, tetapi ada juga pendapatan usaha nasabah yang malah berkurang ini dikarnakan nasabah tidak menggunakan pembiayaannya untuk modal usaha tetapi untuk kebutuhan pribadi. Temuan study kasus dapat dianggap penting bagi para praktisi perbankan syariah dan para pelaku UMKM dalam menangani keterbasasan modal usaha.
Copyrights © 2022