Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving pada peserta didik, dan ada tidaknya efektifitas layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving dalam mengurangi ketidak hadiran tanpa keterangan (alpa) pada peserta didik kelas VII SMP negeri 1 Wanasari Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian pre-experimetal dengan desain pre-test and post-test one group. Populasi penelitian 92, sampel penelitian 24. Alat pengumpulan data berupa: angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas digunakan rumus korelasi product moment dari Pearson dan Uji reliabilitas menggunakan rumus Spearman Brown. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase dan Statistik Uji-t (Pre-test and Post-test One Group Design). Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving dapat mengurangi ketidakhadiran tanpa keterangan, oleh karena itu diharapkan dapat guru pembimbing dapat lebih meningkatkan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving di sekolah.
Copyrights © 2019