Telah dilakukan pengujian aktivitas antilelah ekstrak etanol dan infusa rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) pada mencit jantan galur Swiss Webster dengan metode forced swimming test dan roda sangkar putar. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol dosis 50 dan 200 mg/kg bb serta infusa 1800 mg/kg bb rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) dengan metode forced swimming test dan roda sangkar putar, semuanya menunjukkan aktivitas antilelah dengan meningkatkan lama berenang dan jumlah putaran roda sangkar putar berbeda bermakna secara statistik terhadap kelompok kontrol (p<0,05). Ekstrak etanol rimpang temu hitam dosis 200 mg/kg bb menunjukkan aktivitas antilelah yang paling baik berupa ketahanan berenang yang paling lama dan peningkatan jumlah putaran yang paling tinggi.
Copyrights © 2017