AbstrakPT. Cahaya Biru Sakti Abadi merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur cairan penghapus tinta. Perusahaan pada saat ini menghadapi  permasalahan tingkat reject produk yang tinggi, breakdown mesin yang tinggi, waktu setup mesin yang tidak standar, yang berdampak pada penurunan kualitas produk. Untuk mengetahui kinerja mesin dilakukan   pengukuran dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Nilai pengukuran OEE didapat dari 3 faktor yaitu availability, performance, dan quality. Berdasarkan hasil perhitungan availability, performance, quality untuk enam mesin utama yaitu Mesin blowing 1, Blowing 2, Arburg 3, dan Arburg 4, rasio  yang belum ideal adalah   performance ratio dan quality ratio. Jika digabung secara keseluruhan nilai ratio tersebut telah memenuhi nilai OEE yang ideal. Penyebab  tidak idealnya kondisi mesin  yang mengakibatkan losses performance, adalah waiting time berupa waktu mesin menganggur  untuk menunggu peralatan beroperasi. Penyebab tidak idealnya quality ratio mesin  disebabkan tingginya total defect part screw cap yang diproses pada mesin arburg 3. Usulan untuk perbaikan adalah penambahan satu operator bagian perakitan, sedangkan untuk menurunkan defect part screw dengan mengubah sistem pengunci dies dengan menggunakan screw/klem atau mengganti baut pengunci dies dengan baut kunci L.Kata Kunci : Overall Equipment Effectiveness, availability, performance, dan quality ratio
Copyrights © 2012