AbstractIn product development, it is important to grasp the Kansei (feeling) of consumers from a product. The purpose of this study was to identify consumer Kansei factors in evaluating a product, especially rattan dining chairs. The study began by looking for Kansei words that represent feelings and emotions of consumers, which were beautiful, unique, innovative, comfortable, natural, modern, sturdy and simple. The words were grouped into four factors; aesthetics, functionality, materials and construction. For the assessment, rattan dining chair was divided into five elements, which were back chair design elements, seat, armrest, base and woven. Respondents' assessment were carried out using the structure of the analytical hierarchy process (AHP) with pairwise comparison method. The results showed that for design of backrest and base rattan chair, the most influential factor was the construction. For the design of rattan seat chair, most influential factor was functionality, while the armrest design and woven the influential factor was aesthetics. These factors and Kansei words were validated by a set of sensitivity analysis.Keywords: Kansei, rattan dining chair, Analytical Hierarchy Process (AHP)    AbstrakDalam pengembangan produk, sangat penting untuk menangkap Kansei (perasaan) konsumen terhadap produk tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor Kansei konsumen dalam mengevaluasi produk, dalam hal ini rotan kursi makan. Penelitian diawali dengan mencari kata Kansei yang mewakili perasaan dan emosi konsumen, yakni cantik, unik, inovatif, nyaman, alami, modern, kokoh dan sederhana. Kata-kata tersebut kemudian dikelompokkan menjadi empat faktor, yaitu estetika, fungsi, bahan dan konstruksi. Untuk penilaian kursi rotan dibagi menjadi elemen desain punggung, dudukan, sandaran tangan, kaki dan anyaman. Penilaian responden dilakukan menggunakan struktur analytical hierarchy process (AHP) dengan metode pairwise comparison. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk desain sandaran punggung dan desain kaki kursi rotan, faktor yang paling berpengaruh adalah konstruksi, untuk desain dudukan kursi rotan, yang paling berpengaruh adalah faktor fungsi, sedangkan untuk desain sandaran tangan dan anyaman faktor yang bepengaruh adalah estetika. Selanjutnya validasi dilakukan dengan menggunakan analisis sensitifitas.Kata kunci: kansei, kursi makan rotan, Analytical Hierarchy Process (AHP)
Copyrights © 2011