Transformator distribusi berguna sebagai pengubah energi listrik dari yang bertegangan menengah menjadi tegangan rendah sebelum disalurkan pada konsumen. PLN memiliki standart yang digunakan, untuk jatuh tegangan tidak boleh melebihi 5% sementara untuk ketidakseimbangan arus tidak boleh melebihi 10%. Penelitian mengenai profil tegangan dan arus perlu dilakukan untuk mengevaluasi serta menjaga kualitas penyaluran tenaga listrik pada sistem distribusi. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan matematis dengan data yang diperoleh secara langsung dari pihak PT. PLN Sumber Pucung. Dari hasil perhitungan dan analisa terdapat transformator yang memiliki kualitas tegangan arus yang tidak memenuhi standar PLN. Untuk perubahan tegangan ≠220 nilai tertinggi ada di transformator nomor 3 dengan nilai tegangan sebesar 239 Volt. Untuk ketidakseimbangan tegangan tertinggi ada pada 2% yaitu pada transformator nomor 2, 4, 5 dan 9, dengan selisih tegangan sebsar 4 Volt antar masing-masing fasa. Ketidakseimbangan arus antar fasa tertinggi terjadi pada transformator nomor 3 memiliki nilai ketidakseimbangan sebesar 150% pada fasa S-T. Untuk nilai ketidakseimbangan arus (R-S-T) tertinggi terdapat pada transformator nomor 3 dapat dikatakan sangat tinggi karena ketidakseimbangannya mencapai 41,9%.
Copyrights © 2018