PASAI
Vol 7, No 1 (2013)

Pengembangan Kawasan Agropolitan Di Provinsi Gorontalo

Bahri, Yul (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 May 2013

Abstract

Hasil perhitungan LQ menunjukkan bahwa sektor pertanian unggul hampir di semua kabupaten kecuali kabupaten Gorontalo di mana nilainya menunjukkan berpotensi untuk menjadi sector unggulan karena mendekati angka 1 dan kota Gorontalo nilainya menunjukkan tidak unggul. Pengembangan jagung sebagai komoditas unggulan di Gorontalo dinilai tepat karena selain kondisi tanah yang cocok, iklim yang mendukung, luas areal pertanian yang besar, teknologi yang digunakan pun tepat guna yang berarti tidak memerlukan teknologi mahal. Selain itu, tanaman ini tidak memerlukan banyak air, cocok dengan tanah Gorontalo yang kering. Dipilihnya jagung sebagai budidaya primadona masyarakat Gorontalo oleh pemerintah daerah sebagai prioritas pengembangan daerah adalah keterkaitan yang erat dengan masyarakat Gorontalo yang memiliki ragam budidaya tanaman hortikultura yang semuanya memiliki potensi untuk dikembangankan misalnya kelapa, cengkeh, padi, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar dan tebu. Keberhasilan budidaya jagung, tentunya tidak  lepas dari kebijakan pemerintah daerah di bidang perlindungan harga dasar jagung sehingga masyarakat memiliki motivasi yang kuat untuk menanam jagung.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

PASAI

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Pasai diterbitkan dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian ilmu sosial, hukum dan ekonomi. Publikasi ini adalah hasil Penelitian dan bukan hasil ringkasan dari buku maupun literatur-literatur yang berasal dari publikasi ...