Pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh residu pestisida sintesis semakin bertambah buruk terhadap lingkungan. Pembuatan pestisida nabati merupakan solusi alternatif yang dapat dilakukan guna mengurangi dampak pencemaran. Daun pepaya (carica papaya) yang diketahui mengandung enzyme papain sangat berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode pembuatan pestisida nabati dari daun papaya yang efektif. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu pembuatan pestisida tanpa modifikasi , pembuatan pestisida termodifikasi minyak tanah dan deterjen dan uji kinerja terhadap hama. Uji kinerja pestisida dianalisa dengan melihat pengaruh waktu perendaman, konsentrasi bahan baku dan modifikasi bahan baku terhadap waktu kematian hama. Efek racun dianalisa menggunakan uji sisa residu pada daun dan efek kontak. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pestisida daun papaya sangat efektif digunakan untuk untuk membunuh jenis hama rayap dengan waktu kematian tercepat diperoleh 10 menit pada pestisida termodifikasi deterjen:minyak tanah:pestisida 1:5:1, waktu perendaman 18 jam. Uji efek racun menunjukkan pestisida termodifikasi mampu menghilangkan hama rayap mencapai 100%, ulat dan kutu daun 80% sedangkan tanpa modifikasi hanya 40% untuk ketiga jenis hama.
Copyrights © 2013