Penelitian ini melakukan hidrolisis lignoselulosa menggunakan asam sulfat dengan limbah kelapa berupa batok dan sabut kelapa untuk memeroleh zat lignin. Rasio padatan:larutan yang digunakan sebesar 3:25 (m/v). Variasi waktu pemanasan 2 hingga 5 jam. Lignin tidak larut asam yang diperoleh diuji karakterisasi menggunakan FT-IR dan SEM. Rata-rata yield lignin tidak larut dan larut asam pada batok kelapa lebih besar daripada sabut kelapa. Gugus metoksil menghilang setelah hidrolisis, gugus guaiasil terdeteksi pada batok kelapa setelah proses hidrolisis, adanya cincin aromatik yang berkaitan dengan lignin pada masing-masing sampel sebelum dan setelah hidrolisis, serta gugus siringil pada sabut kelapa sebelum dan setelah proses hidrolisis.
Copyrights © 2021