Kertas merupakan bahan yang mempunyai sifat tipis dan rata yang sebagaian besar komposisinya terbuat dari kayu dengan kadar serat 39%. Semakin bertambah pesat industri pulp dan kertas di Indonesia, maka diperlukan bahan baku alternatif yang dapat memiliki nilai tambah dan mengurangi penggunaan bahan baku berupa kayu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui besar kadar lignin dan perolehan pulp optimum yang dihasilkan dalam pembuatan pulp dari batang talas menggunakan proses soda dengan diawali pelepasan pektin. Metodologi penelitian ini adalah melakukan tahap dehidrasi atau membersihkan bahan baku dari pengotor, setelah itu dilakukan ekstraksi pektin kemudian dilanjutkan tahap pembuatan pulp (pulping), lalu tahap terakhir pada penelitian ini adalah analisa kadar lignin dan perolehan pulp. Pada penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi NaOH (0,5 % ; 1 % ; 1,5 % ; 2 % ; 2,5 %) sebagai larutan pemasak dan variasi waktu pemasakan pada tahap pulping (30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, 150 menit). Kondisi optimum pembuatan pulp dari batang talas dengan proses soda diawali dengan pretreatment ekstraksi pektin diperoleh pada konsentrasi NaOH 1% dengan waktu 90 menit dan diawali dengan pretreatment ekstraksi pektin dengan hasil kadar lignin 1,68% dan perolehan pulp 65,93%.
Copyrights © 2022