Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penerapan Total Quality Manajemen (TQM) pada penyelenggaraan diklat di Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan setting alami. Maksudnya adalah peneliti langsung sebagai subjek yang mengambil data langsung dari objek penelitian. Data diambil menggunakan cara observasi dan wawancara kepada informan atau sumber data.Pelaksanaan Total Quality Manajemen (TQM) dalam peneltian ini mengacu pada 4 (empat) tahapan TQM yakni PDCA (plan, do, check dan act). Jika setiap tahapan penyelenggaraan diklat telah memenuhi 4 prinsip TQM di atas maka penyelenggaraan tersebut dianggap telah memenuhi standar TQM. Hasil penelitian penyelenggaraan diklat pada Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin secara umum telah mengikuti prinsip Total Quality Manajemen (TQM) walaupun pada bagian tertentu belum dilaksanakan secara maksimal. Hal yang belum memenuhi standar TQM adalah analisis kebutuhan diklat (AKD), media pembelajaran, tindak lanjut pasca diklat.
Copyrights © 2020