Lontar Merah: Studi Keilmuan Hukum
Vol 1, No 1 (2018): LONTAR MERAH

MONEY POLITIC, PENYAKIT PEJABAT DAN MASYARAKAT YANG HARUS DIHAPUSKAN DI INDONESIA MENJELANG PEMILU 2019

Rizky Agung Adi Prasetyo (Universitas Tidar)
Zulfikar Ranu Sasmita (Universitas Tidar)



Article Info

Publish Date
28 May 2018

Abstract

Indonesia terkenal dengan budaya money politic dalam pemilu. Hal ini sudah pasti  menyebabkan pejabat terpilih berusaha untuk mengembalikan modal selama kampanye dengan cara korupsi. Hal ini cukup merugikan rakyat Indonesia sendiri. Dengan penelitian ini diharapkan masyarakat akan menolak upaya calon pejabat maupun tim suksesnya untuk memuluskan langkah mendapatkan kursi di pemerintahan. Untuk pemilih pemula juga tidak tergiur dengan uang yang diberikan, akan tetapi para pemilih pemula memilih calon karena visi dan misi meraka untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana penulis mewawancarai langsung bapak David Teguh Setianto selaku ketua BAWASLU Kecamatan Magelang Tengah. Dan melihat ke berita-berita yang selama ini terjadi. Hasil dari studi langsung ke Badan Pengawas Pemilu sendiri banyak sekali. Penulis menjadi bertambah ilmunya tentang politik dan hal-hal tentang politik uang sendiri. Jurnal ini di harapkan membuat masyarakat harus berpikir lebih kritis demi negeri ini dan tidak asal memilih calon pemimpin maupun wakil mereka. Karena jurnal ini pembaca dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya dan Indonesia bebas politik uang.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

lontarmerah

Publisher

Subject

Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Lontar Merah merupakan Media Riset Akademik Hukum dalam bentuk Jurnal Ilmiah yang mencakup bidang Ilmu Hukum yang meliputi: Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Internasonal, Hukum Acara, Hukum Islam, Hukum Adat, Filsafat Hukum, serta bidang Ilmu Hukum ...