Strategi dalam mempertahankan kualitas sebuah produk jasa lapangan golf menjadi tantangan saat ini. Indonesia memiliki sekitar 140 lapangan golf (APLGI 2017). Salah satu kendala utama dalam melaksanakan strategi tersebut adalah tingginya pembiayaan untuk BBM Solar untuk memenuhi kebutuhan perawatan rumput. Untuk mengetahui besarnya persediaan BBM Solar digunakan metode Min-Max Stock Level dan Economic Order Quantity (EOQ) sehingga diperoleh efisiensi dalam biaya persediaan BBM solar tersebut. Konsumsi aktual BBM Solar per tahun dari empat unit traktor rumput adalah sebesar 11.172 liter. Hasil penelitian menggunakan metode Min-Max Stock Level menunjukkan bahwa jumlah persediaan maksimum BBM Solar untuk tahun 2017 sebesar 9.888 liter sedangkan menggunakan metode EOQ sebesar 7.543 liter sekali pesan. Penghematan yang diperoleh menggunakan metode Min-Max Stock Level sebesar 23% dan metode Economic Order Quantity (EOQ) sebesar 37%.Kata Kunci: BBM Solar, Min-Max Stock Level, EOQ
Copyrights © 2021