cover
Contact Name
Jamal Adi Septian
Contact Email
ti.suryadarma@gmail.com
Phone
+6281286055912
Journal Mail Official
ti@unsurya.ac.id
Editorial Address
https://journal.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jtin/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri
ISSN : 23022205     EISSN : 28087321     DOI : https://doi.org/10.35968/jtin.v11i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Industri Universitas Suryadarna dengan Scope meliputi : 1. Teknik Efisiensi Industri 2. Teknik Sistem dan Metode Kerja Industri 3. Teknik Pengukuran Kerja Industri 4. Teknik Produksi Industri 5. Industrial and Manufacturing Engineering 6. Engineering 7. Perancangan Dan Pengembangan Produk 8. Desain System Kerja Dan Ergonomic 9. Sistem Manufaktur 10. Perancangan Dan Pengendalian Produksi 11. Sistem Pengendalian Persediaan 12. Rekayasa Kualitas 13. Pemodelan Sistem Dan Simulasi 14. Optimisasi System 15. Sistem Pendukung Keputusan 16. Maintenance Dan Realibity 17. Supply Chain Manageman
Articles 138 Documents
ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN PRODUK KIPAS ANGIN DENGAN METODE ARIMA (AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE) UNTUK MENENTUKAN PERSEDIAAN SAFETY STOCK DAN SERVICE LEVEL PADA PT. CATUR SUKSES INTERNASIONAL DONY DRAJAT PANGESTU; BUDI SUMARTONO; W.TEDJA BHIRAWA
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.516 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v8i1.802

Abstract

PT. Catur Sukses Internasional merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Distribusi alat-alat elektronik untuk rumah tangga seperti rice cooker, oven, mixer, kipas angin, dan lain- lain yang barangnya berasal dari pabrik. permasalahan yang di hadapi adalah kurangnya persiapan menghadapi fluktuasi yang tidak pasti dari pesanan pelanggan sehingga perusahaan sering menghadapi masalah backlog yaitu tidak terpenuhinya maupun kelebihan persediaan (Invetory). Penelitian dimulai dari studi lapangan untuk mendapatkan data dan untuk melakukan wawancara, serta melakukan studi pustaka untuk mecari teoriteori yang dapat mendukung jalannya penelitian ini. Setelah melakukan studi kasus maka dilakukan identifikasai masalah kemudian permasalahan tersebut dirumuskan berdasarkan latar belakang masalah. Data yang dikumpulkan berupa data teknis yaitu data permintaan produk Panasonic ES404 – Stand Fan 16 inch Timer dari bulan Januari-Desember 2018. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dengan metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Pada pengolahan data dengan metode ARIMA sendiri menggunakan data siklus stasioner apa bila data belum stasioner data tersebut akan di differensial, identifikasi ACF dan PACF, pendugaan model, Pengujian parameter model ARIMA uji white noise melakukan perhitungan peramalan permintaan, setelah itu dilakukanlah pemilihan metode terbaik, dari error metode peramalan terbaik dilakukan perhitungan safety stock untuk menanggulagi fluktuasi permintaan produk sesuai dengan service level yang di tentukan oleh perusahaan. Berdasarkan metode peramalan yang di terapkan perusahaan memiliki nilai error sebesar 50%, sedangkan metode ARIMA mendapatkan nilai error 33% bisa disimpulkan bahwa metode ARIMA (0.1.1) menghasilkan perhitungan yang lebih baik yaitu keakuratan naik sebesar 17%. Setelah didapat metode peramalan terbaik maka akan ditentukan jumlah safety stock dari error peramalan sebesar service level 90% = 735 unit, service level 92% = 809, service level 93% = 849, service level 94% = 890, service level 95% = 941.Kata Kunci : Peramalan, ARIMA, Safety Stock, Error
PERANCANGAN DUDUKAN MESIN GERINDA TANGAN YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANTHROPOMETRI TRIONO TRIONO; WASPADA TEDJA BHIRAWA; HARI MOEKTIWIBOWO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 11, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.347 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v11i1.894

Abstract

“perancangan dudukan mesin gerinda tangan yang ergonomis dengan menggunakan metode antropometri” peneliti ini dilakukan untuk mengembangkan hasil perancangan dudukan gerinda bagi pekerja yang menggunakan mesin gerinda tangan agar dapat menggunakan alat tersebut dengan mudah dan meminimalisir resiko kecelakaan kerja dan membantu pekerja dalam aktivitas kerja menggunakan mesin gerinda tangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode antropometri, dimana data yang dihasilkan berupa angka hasil penggukuran dari 20 responden yang terdiri dari ukuran lebar telapak tangan (Ltt), panjang tangan (Pata), lebar telapak tangan sampai ibu jari (Lttj), diameter gengaman (Dg), diameter paha (Dp). Setelah pengumpulan sampel data kemudian diolah untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan antropometri pengguna. Berdasarkan perhitungan data, percentil yang digunakan dalam perancangan alat dudukan mesin gerinda yaitu P5, P50, P95. Hasil dari Penelitian ini bertujuan agar penggunaan mesin gerinda lebih aman serta meningkatkan keselamatan pengguna, penelitian ini dilakukan untuk membantu pekerja pada saat pemotongan benda kerja. Pengoperasian alat dudukan gerinda ini secara vertical dengan sudut <40° untuk mempermudah pekerja untuk mendapatkan hasil yang presisi. Alat dudukan hasil perancangan ini mengunakan mesin gerinda tangan standar, perubahan pada beberapa bagian seperti tambahan kaki-kaki/pondasi, handle/pegangan per/pegas, jepitan/ragum. Dan ketinggian alat 40cm karena pada saat ini penggunaan mesin gerinda sudah menjadi salah satu alat yang dibutuhkan oleh setiap pekerja. Oleh karna itu dirancang alat dudukan gerinda yang ergonomis agar lebih merasa aman dan nyaman dalam mengoperasian. Kata Kunci : Perancangan, antropometri, Alat Dudukan Gerinda
ANALISIS PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN MODIFIKASI, SPRINGATE, DAN GROVER PADA PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA MULYADI MULYADI; RUDY RUDY; HIDAYAT DARWIS
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jtin.v6i2.228

Abstract

The purpose of this study is to find out how the condition of the company after using the prediction model Altman Modified, Springate, Grover and to see which prediction model has the highest level of accuracy in predicting the potential occurrence of financial distress on property and real estate companies. The method used is quantitative descriptive method. The results obtained from this study are Model Altman Modified predicts 9 samples potentially experiencing financial distress, 12 samples are in the gray zone, and 49 samples are predicted not potentially experiencing financial distress. In Springate Model predicts 43 samples potentially experiencing financial distress and 27 other samples did not have the potential to experience financial distress. While the Grover Model predicts 62 samples are not potentially experiencing financial distress and 8 others are predicted to potentially experience financial distress. Of the three prediction models, the Springate Model received the lowest error rate in predicting financial distress with a percentage error of 31% so that this prediction model was selected as a recommendation in predicting financial distress in property and real estate firms.Keywords: Financial Distress, Altman Modified, Springate, Grover
PERANCANGAN PERSEDIAAN PRODUK OLI NISSAN YANG EFISIEN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA PT. JAYA TAMA KENCANA MOTOR INDRAMAWAN INDRAMAWAN; FADEL MUHAMAD FIKRI; BASUKI ARIANTO; W. TEDJA BHIRAWA
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 10, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.376 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v10i2.791

Abstract

PT Jaya Tama Kencana Motor merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Nissan Motor Indonesia dimana perusahaan ini bergerak dalam bidang otomotif di Indonesia. PT Jaya Tama Kenca Motor selaku penyediaan jasa service mesin mobil membutuhkan persediaan produk oli pada merek Nissan yang telah berdiri sejak 2013. Dalam menjalankan produksinya, PT Jaya Tama Kencana Motor sering terjadi kondisi jumlah persediaan produk mendekati stock out pada oli nissan 5w-30, hal ini dikarenakan adanya ketidak pastian dalam menetukan jumlah pembeliaan produk oli yang optimal dan keterlambatan dalam pemesanan produk Analisis Economic Order Quantity (EOQ) merupakan suatu teknik untuk melakukan penggadaan persediaan produk oli pada suatu perusahaan yang menentukan berapa jumlah pesanan yang ekonomis untuk setiap kali pemesanan dengan frekuensi yang telah ditentukan serta kapan dapat dilakukan pemesanan kembali. Metode ini bertujuan untuk meminimalkan Total Inventory Cost. Penggunaan metode ini juga dapat menekan biayabiaya persediaan sehingga efisiensi persediaan berjalan dengan baik dan dapat tercapai jumlah unit pemesanan yang optimal dengan menekan biaya seminimal mungkin. Hasil analisis data yang telah dilakukan bahwa kuantitas pemesanan produk oli dengan menggunakan metode EOQ adalah sebesar 144 liter dengan frekuensi pemesanan sebanyak 6 kali dalam satu tahun, dan safety stock sebesar 25 dan ROP dilakukan pada saat produk oli yang ada di warehouse sebesar 32 liter sedangkan total biaya persediaan sebesar Rp 1.454,614 pada tahun 2018.Kata Kunci : Pengendalian persediaan, Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP)
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI SENG LEMBARAN JENIS B2G 0,20 X 914 DENGAN MENGGUNAKAN SEVEN TOOLS PADA PT KERISMAS WITICKO MAKMUR BASUKI ARIANTO; YOGI HADI KUSUMA W
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.443 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v4i1.825

Abstract

PT Kerismas Witicko Makmur merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang industri yang memproduksi seng terbesar, dimana untuk dapat mengatasi persaingan yang ketat diantara industri seng, perusahaan melakukan pengendalian kualitas. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah dibidang kualitas produk dengan adanya cacat produk berkarat, cacat produk belubang dan cacat produk potongan miring pada seng lembaran jenis B2G 0,20x914, dimana semua cacat produk pada seng lembaran dapat merugikan konsumen. Masalah cacat produk pada seng lembar jenis B2G 0,20x914, menggunakan alat pengendalian kualitas seperti membuat check sheet, setelah itu membuat data histrogram, bila data sudah lengkap maka akan diolah menggunakan pengendalian data dengan peta kendali atribut P, serta untuk mengetahui penyebab faktor-faktor masalah yang terjadi akan dibuat diagram sebab akibat dan penerapan perbaikan 5W, 1H (what, why, where, when, who, how) sehingga masalah yang terjadi menjadi selesai atau optimal. Pemecahan masalah dimulai dengan menentukan manusia, material, mesin dan lingkungan sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap adanya cacat produk berkarat sebesar 5.1%, cacat produk berlubang sebesar 1.9% dan cacat produk potongan miring sebesar 0.3% pada seng lembaran dan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan dan dapat dikendalikan adalah faktor manusia karena manusia kurangnya pelatihan saat menjalankan mesin produksi ,faktor material karena bahan baku banyak mengandung karbon dan tidak patuh SOP, faktor mesin dikarenakan dimesin cutting blade (pisau pemotong) tumpul,dan faktor lingkungan bisa terjadi lingkungan tempat penyimpanan bahan baku terkena air hujan (atap bocor) . Semua faktor yang menyebabkan cacat produk pada seng lembaran akan dilakukan perbaikan seperti manusia harus diadakan training terlebih dahulu sebelum menjalakan produksi , material bahan baku harus patuh SOP , mesin harus diadakan pengecekkan berkala selama 3 bulan sekali ,dan lingkungan penyimpanan bahan baku harus ditutupi terpal lagi agar tidak terkena air hujan. Hasil dari pengolahan data dapat dilihat bahwa terjadi penurunan setelah perbaikan dari semua faktor yang menyebabkan cacat produk pada seng lembaran jenis B2G 0,20x914, cacat miring dari 0.3% menjadi 0.1%, sedangkan cacat berlubang dari 1.9% menjadi 0.8%, sedangkan cacat berkarat dari 5.1% menjadi 1.8%.Kata Kunci: Seven Tools, 5W1H, Seng Lembaran.
ANALISIS PENGUJIAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DAYA 160KVA – TEGANGAN 20KV/400V – 4,6A/231A AJANG KOKO KOSWARA; I. A. DARYANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.701 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v6i1.219

Abstract

Transformator Distribusi merupakan peralatan vital dalam system distribusi tenaga listrik, Transformator Distribusi yang terpasang pada saluran tegangan menengah sering mengalami gangguan yang dapat mengakibatkan kerusakan pada transformator dan terputusnya penyaluran tenaga listrik ke pemakai listrik. Gangguan sering terjadi adalah gangguan akibat beban lebih, akibat sambaran petir dan ganguan yang penyebabnya belum diketahui. Kondisi tersebut dapat diatasi dengan melakukan pengujian transformatorSebelum dikirim kekonsumen, agar dapat diketahui efisiensi dan kemampuan transformator terhadap beban maupun terhadap kemungkinan gangguan yang akan dialaminya.Dengan mengaplikasikan metoda Standar SPLN dalam pengujian transformator sehingga dapat diketahui kualitas dari transformator. Dari analisis diperoleh hasil bahwa transformator yang telah diuji memiliki hasil perhitungan untuk prosentase impedansi 6,19%,pengukuran rugi tembaga 2866,7W,efficiency untuk cos Ф = 1,0 diperoleh 98,15% dan cos Ф= 0,8 diperoleh 98,09% ternyata tidak memenuhi Standart : SPLN 50 : 1997.Kata kunci :Transformator Distribusi, saluran tegangan menengah , SPLN 50 : 1997, kemampuan transformator terhadap beban. Efisiensi, rugi tembaga .
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN KOMPONEN BRAKE ASSY D14N DENGAN METODE MRP DI PT AKEBONO BRAKE ASTRA INDONESIA LUFTHI YUDA NUGRAHA; BUDI SUMARTONO; HARI MOEKTIWIBOWO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 10, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.547 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v10i1.704

Abstract

PT. Akebono Brake Astra Indonesia adalah perusahaan manufaktur produk Disc Brake dan Drum Brake untuk mobil, serta Disc Brake dan Master Cylinder untuk sepeda motor. Permasalahan yang dihadapi adalah banyak ditemukan persediaan komponen Brake Assy D14N yang ada di gudang setiap dilakukan stock opname per bulan. Hal ini terjadi karena ketidaktepatan dalam merumuskan pengendalian persediaan sehingga membuat pemborosan dalam biaya penyimpanan. Penelitian dimulai dari pengamatan langsung di lapangan dan hasil wawancara dengan karyawan serta hasil pengolahan data persediaan komponen Brake Assy D14N yang diberikan oleh Kepala Seksi Departemen PPIC (Production Planning and Inventory Control). Proses pengambilan data tersebut menghasilkan data jadwal induk produksi (master production schedule), data persediaan (inventory record), struktur produk (bill of material), tenggang waktu pengiriman (lead time), data nama komponen, daftar harga komponen, data biaya pesan dan data biaya simpan. Semua data tersebut diolah dan dijadikan acuan sebagai penentuan jumlah lot dari metode FOQ (Fix Order Quantity), EOQ (Economic Order Quantity), dan POQ (Periodic Order Quantity). Berdasarkan hasil perhitungan dengan ketiga metode lot size tersebut, diperoleh total biaya persediaan tahunan (total annual cost) termurah yaitu pada metode lot size POQ (Periodic Order Quantity) sebesar Rp 2.666.724.000 per tahun atau Rp 222.227.000 per bulan. Total biaya persediaan tersebut terdiri atas biaya pesan (order cost) sebesar Rp 46.857.600 per tahun atau Rp 3.904.800 per bulan dan biaya simpan (inventory cost) sebesar Rp 2.619.866.400 per tahun atau Rp 218.322.200 per bulan. Frekuensi pemesanan pada metode ini yaitu 12 kali dalam setahun atau setiap satu bulan dan memiliki jumlah lot yang berubah-ubah mengikuti besarnya kebutuhan permintaan total (gross requirement) dikurangi dengan sisa stock di gudang (projected on hand).Kata Kunci : Jadwal Induk Produksi, Material Requirement Planning (MRP), Fix Order Quantity (FOQ), Economic Order Quantity (EOQ), Periodic Order Quantity (POQ)
ANALISIS LINE BALANCING UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSTIVITAS DI LINE METAL (STUDI KASUS PT. TAIHO NUSANTARA) FACHRUDIN FARID; BUDI SUMARTONO; HARI MOEKTIWIBOWO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.727 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v7i1.816

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah bagaimana cara memahami lokasi ketidakseimbangan beban kerja lini produksi untuk meningkatkan kemampuan produktivitas yang optimal. Adapun yang menjadi latar belakang ini karena adanya bottle neck di lini produksi yang meneyebabkan terhambatnya laju produksi sehingga penumpukan work in process (wip) di setiap stasiun kerja. Hal ini akan menimbulkan penurunan output yang pada akhirnya dapat meyebabkan biaya produksi bertambah dikrenakan tidak tercapinya target produksi. Dalam hal ini akan digunakan analisis keseimbangan lini produk dengan metode Rank Positional Weight (RPW). Data yang digunakkan adalah laporan harian priode mei sampai dengan juli untuk menghitung kemampuan, waktu baku untuk menghitung kecepatan mesin (MCT). Hasil menunjukan bahwa bottle neck terdapat pada area stasiun C sebelum line balancing adalah adalah 796,44 detik = 13,27 menit dan sesudah line balancing dengan penerapan line balancing di stasiun C berhasil, terdapat penurunan waktu terjadi sangat dari 796,44 menjadi 738,6 =12,31 menit.Kata kunci: Line Balancing, Rank Positional Weight , Work In Process
PERANCANGAN MEJA DAPUR ERGONOMIS PADA MASYARAKAT DESA SURYANI SURYANI; BASUKI ARIANTO; WT. BHIRAWA
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.794 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v5i2.210

Abstract

Cikuya village is a village located at the foot of Mount Lagadar, 10 km from the Pasteur toll Jakarta direction. Nearly 60% or 378 female residents of RW 01, Kampung Cikuya work as a housewife, with the level of education completed primary school as much as 241 out of 637 women, doubles as a food vendor who spends most of his time in the kitchen. After switching from kerosene to gas, residents of Kampung Cikuya create own kitchen table made of wood or a wall. The design of the kitchen table that they make are usually not fit to the user's body, can be too low or too high. It can interfere with the comfort and safety of its users who are women. Therefore, it is necessary to design the kitchen table in accordance with the principles of ergonomics. The term ergonomics means designing a safe, convenient, and efficient, healthy, besides, Science ergonomics is also associated with the physical characteristics of humans.On this research, writer do direct measurements on 32 women aged 18-59 years. Anthropometric data measured is consist of : elbow height, fore arm's reach, thick chest, and arm span. Data processing use statistical science to find the average (mean) and also standard deviation. After that, writer test the data. Data testing consist of : the adequacy of the data, the data uniformity test, normality test data and determine the value of the test persentil.Untuk data using SPSS software.The results is elbow height average RW 01 is 92.03 cm. Thick average chest 25.31 cm, fore arm reach 70.65 cm and 154.4 cm hand span. Using a 5% percentile obtained size kitchen tablet, writer can get table height 88 cm, width 55 cm table and table length 143 cm. On this research writer have 2 alternative design. On alternative design 1, the table is made with storage by using as a framework meranti wood, wood overlaid with multiplex and HPI (high pressure laminate), as the top surface layer using aluminum. Alternative design 1 cost of Rp. 1.609 million. While the second alternative, the design of the table without a storage. Alternative design 2 made of with meranti wood frame, multiplex surface coatings and aluminum. Alternative design 2 cost is Rp.626.000Keywords: Design kitchen table, Ergonomics, Cikuya village
RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN BERDASARKAN WAKTU MENGGUNAKAN RTC BERBASIS ARDUINO UNO PADA TANAMAN TOMAT FERDINAND MARINUS; BEKTI YULIANTI; MUNNIK HARYANTI
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 9, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.674 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v9i1.488

Abstract

ABSTRAK Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang membutuhkan air dan tanah yang subur sebagai salah satu syarat agar dapat bertumbuh kembang dengan baik. Salahsatu kebutuhun untuk tumbuhan adalah air yang memiliki beberapa fungsi untuk kehidupantumbuhan diantaranya sebagai komponen dalam proses fotosintesis dan transpirasi padatumbuhan, banyaknya energi pada proses fotosintesis menyebabkan kebutuhan air padatanaman menjadi tinggi. Tingkat kesuburan tanaman dapat dipengaruhi dengan intensitasair yang dikandungnya. Namun saat ini dalam kegiatan pertanian terkadang petani kesulitanpada saat waktu penyiraman karena harus dilakukan dengan cara yang manual yang kurangefisien sehingga sangat membuang banyak waktu.Dengan perkembangan jaman denganteknologi saat ini yang serba digital maka dari permasalahan diatas maka dibutuhkan suatualat yang dapat mempermudah petani dalam menyiram tanaman secara otomatis denganmenggunakan RTC, dalam pembuatan alat penyiraman tanaman otomatis berdasarkanwaktu menggunakan:Tiny RTC DS1307, Pompa air 12V, Selenoid Valve 12V, Rellay 5V 2Channel, LCD 20x4, Inter Integrated Circuit (I2C), Arduino UNO R3 sebagai pengendaliutama untuk penyiraman berdasarkan waktu dan Rain Sensor Moduleuntuk mengatursistem penyiraman pada saat hujan turun.Dari hasil pengujian dapat diketahui bahwa padaalat sistem penyiraman ini mengatur waktu set point penyiraman pada pagi hari pukul 07.00WIB, siang hari Pukul 12.00 WIB dan sore hari Pukul 17.00 WIB. Dalam hal sensor hujan(rain sensor) berfungsinya sudah sangat baik jika ada terjadi hujan kecil sampai hujan besarsistem akan berhenti (off).Kata kunci :Arduino UNO R3, LCD 20x4, Rain Sensor, RTC (Real Time Clock)

Page 1 of 14 | Total Record : 138