Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika

Remediasi Pembelajaran Fisika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada Materi Hukum Newton Tentang Gravitasi Kelas X MIA 2 SMA Batik 2 Surakarta

Siti Nur khasanah (Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret)
Kiki Dyah Prastiwi (Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2018

Abstract

model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa kelas X MIA 2 SMA Batik 2 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Pendekatan penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada pembelajaran remedial. PTK ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 2 SMA Batik 2 Surakarta yang berjumlah 31 siswa. Sumber data diambil dari Narasumber yaitu Guru dan siswa, tempat dan peristiwa berlangsungnya penelitian, dan dokumen atau arsip yang berhubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dan tes tertulis. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi yaitu pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan tes tertulis. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen pembelajaran dan instrumen pengambilan data berupa tes obyektif yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis data secara deskriptif kualitatif dengan didukung data kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pembelajaran remedial dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa dari prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Proses pembelajaran pada prasiklus bersifat teacher centered sehingga siswa menjadi kurang aktif dan pemahaman terhadap materi masih kurang yang mengakibatkan belum tuntasnya hasil belajar siswa sesuai dengan standar yang ditentukan. Pada prasiklus siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebesar 0% dari keseluruhan siswa. Peningkatan terjadi pada siklus I, sebanyak 22,58% dari keseluruhan siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Hasil ini meningkat pada siklus II menjadi 64,52% dari keseluruhan siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Hal ini dikarenakan pada siklus II dilakukannya perbaikan pada sintaks TAI tahapan team, placement test, dan team study yang menjadikan siswa lebih aktif berdiskusi dalam kelompoknya sehingga pemahaman terhadap materi menjadi lebih maksimal.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jmpf

Publisher

Subject

Education Physics

Description

The scope of the articles published in Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika (JMPF) deal with a broad range of topics in the fields of physics learning education, learning technologies, assesment of physics education and another section related method of learning in physics education. Physics ...