Kusa Lawa
Vol 2, No 1 (2022)

MENEMUKAN CIRI KHAS GEREJA JPCC DALAM MELAYANI JEMAAT REMAJA: Studi Kasus Gereja JPCC Mall Kota Kasablanka, Jakarta

Boas Imanuel Evelinus (Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
10 May 2022

Abstract

Gereja kontemporer hadir dengan budaya pop yang begitu terasa dimulai dari konsep ruangan hingga konsep ibadah. Pembentukan atmosfir yang dibangun sedemikian rupa agar jemaat bisa merasa nyaman berada di dalam ruangan ibadah. Pelaksanaan ibadah memiliki beberapa tahapan yang selalu digunakan setiap ibadahnya. Tahapan-tahapan ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa nyaman dan aman untuk jemaat. Ciri khas dari JPCC dalam melayani jemaat remaja adalah diadakannya Small Group yang merupakan nama lain dari KomSel. Selain Small Group, penyampaian sermon (kotbah) yang singkat dan penyampaian topik yang relevan dengan kehidupan remaja juga merupakan hal yang diterapkan dalam ibadah di JPCC Youth. Kotbah yang dilakukan singkat ini bertujuan untuk jemaat bisa berdiskusi di dalam Small Group masing-masing. Small group ini diadakan sebagai pendukung dari kotbah yang diberikan dan juga berfungsi sebagai sarana untuk berdiskusi antar anggota Small Group. Para remaja ini juga dilayani oleh satu sampai dua orang Small Group Leader atau yang disebut dengan mentor. Mentor juga mendorong remaja agar bisa tergerak hatinya untuk melayani sesama. Pada akhirnya remaja-remaja tertentu juga ikut terlibat dalam pelayanan di JPCC. Inilah yang menjadi tujuan utama sekaligus kesuksesan JPCC Youth, dimana remaja bisa melayani sesama dalam kehidupan sehari-hari.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

kusalawa

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

Jurnal ini mewadahi gagasan ilmiah dan publikasi hasil penelitian dari para ilmuwan, akademisi, maupun peneliti. Untuk itu jurnal ini terbuka dan menerima artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian, gagasan ilmiah, dan penciptaan ...