Ritual pemakaman Rambu Solo’ merupakan salah satu budaya yang paling terkenal dari Tana Toraja. Ritual ini dilaksanakan dengan kesan yang meriah karena melihat strata sosial orang yang meninggal sehingga mereka perlu menunjukkan bahwa mereka memang berasal dari kelompok masyarakat kalangan atas atau masyarakat terhormat. Ritual Rambu Solo’ sarat akan makna dan nilai-nilai istiadat (aluk) yang mengikat masyarakat Tana Toraja. Dengan demikian, aluk merupakan ilahi dan seluruh makhluk patut tunduk kepada Aluk. Namun, kini upacara Rambu Solo’ telah mengalami berbagai perubahan dalam konteks ritualnya yang mengakibatkan terjadinya perubahan makna. Penelitian ini mengkaji sekaligus menggambarkan perubahan sosial budaya yang berlaku pada upacara pemakaman Rambu Solo’ di Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode netnografi dan studi pustaka pada buku, jurnal ilmiah, dan berita online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara Rambu Solo’ yang dahulu diasakan pada Aluk Todolo telah mengalami perubahan karena diadaptasikan dengan agama Kristen dan perkembangan modern.
Copyrights © 2022