Pada kenyataannya perkotaan di indonesia sebagai pusat kegiatan akan selalu menghadapi permasalahan pergerakan kendaraan yang mana memerlukan sarana dan prasarana. Oleh karena itu perlu diteliti mengenai pola pembebanan   pergerakan pada  jaringan jalan  diperkotaan. Dengan diketahuinya model pembebanan jaringan, memungkinkan dilakukannya estimasi biaya perjalanan zona. Hasil estimasi biaya ini akan menjadi masukan bagi proses peramalan manfaat untuk mengevaluasi kinerja suatu usulan alternatif skema perencanaan yang tujuan dari sebagian besar studi transportasi. Dalam proses pembebanan rute (Trip Assignment) dikenal beberapa metoda untuk menghitung jumlah pembebanan pergerakan (lalu lintas) pada setiap ruas jalan. Dalam study ini dicobakan 4 (empat) metode pada pembebanan jaringan jalan antara lain Metode Pembebanan Bertahap, Metode Pembebanan Beulang, Metode User Equilibrium (UE) dan Metode System Optimum (SO) dari keempat metode tersebut  dipakai satu metode yang lebih akurat, murah dan efisien untuk pembebanan jaringan jalan yaitu metode Metode User Equilibrium (UE).  Kata kunci : Pembebanan jaringan, jalan, koridorÂ
Copyrights © 2013