Kanker tertinggi yang diderita wanita Indonesia adalah kanker payudara dengan angka kejadian 26 per 100.000 perempuan (Kemenkes, 2013). Untuk mendeteksi adanya kanker payudara dapat dilakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Tindakan ini sangat penting karena hampir 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang periksa payudara sendiri (SADARI) dengan deteksi dini fibroadenoma (benjolan) di kelas X SMA Negeri 1 Tilamuta Kabupaten Boalemo. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 193 orang. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan rumus random sampling dengan hasil 133 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar angket di SMA Negeri 1 Tilamuta. Variabel bebas yaitu pengetahuan remaja putri tentang periksa payudara sendiri (SADARI) dan variabel terikat adalah deteksi dini fibroadenoma (benjolan). Analisi data pada penelitian ini menggunakan uji statistik “Chi Square (X2 ). Hasil penelitian: didapatkan X 2 tabel, α; 0,05=9,488 dan X 2 hitung = 12,04 berarti X 2 hitung lebih besar dari X 2 tabel. Kesimpulan; ada hubungan pengetahuan remaja putri tentang periksa payudara sendiri (SADARI) dengan deteksi dini fibroadenoma (benjolan) di kelas X SMA Negeri 1 Tilamuta Kabupaten Boalemo.
Copyrights © 2015