Boraks merupakan bahan beracun bagi manusia, tetapi boraks sering disalahgunakan untuk zat aditif dalam bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh boraks terhadap kadar testosteron tikus putih. Lima puluh tikus putih jantan berusia empat bulan diberi perlakuan secara oral selama 30 hari dengan lima kelompok perlakuan per hari: (1) tanpa perlakuan, (2) Placebo boraks; 1 ml CMC 1 %, (3) 200 mg boraks per kg berat badan, (4) 400 mg boraks per kg berat badan, (4) 600 mg boraks per kg berat badan. Kadar testosteron ditentukan dengan metode Radioimmunoassay (RIA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa boraks menurunkan kadar testosteron tikus putih. Kata kunci: boraks, testosteron, tikus putihÂ
Copyrights © 2010