Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
Vol 15, No 1 (2021)

ANALISIS KOMPONEN SERAT PELEPAH SAGU (METROXYLON SAGO) DAN KAJIAN MORFOLOGI SELULOSANYA SETELAH OKSIDASI MENGGUNAKAN AMONIUM PERSULFAT

Sunardi Sunardi (Chemistry Department, Faculty of Mathematics and Natural Science, Lambung Mangkurat University Banjarbaru 70714 Indonesia)
Nina Noviyanti (Program Studi Kimia FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan 70714, Indonesia)
Wiwin Tyas Istikowati (Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia)
Khoirun Nisa (Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Yogyakarta, Indonesia)
Muslih Anwar (Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
20 Jan 2021

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan kajian tentang analisis kandungan kimia pelepah sagu, delignifikasi dengan variasi konsentrasi NaOH dan bleaching dengan variasi konsentrasi H2O2 pada isolasi selulosa, serta proses oksidasi menggunakan amonium persulfat ((NH4)2S2O8) (APS) pada selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen serat pelepah sagu, pengaruh variasi konsentrasi NaOH pada proses delignifikasi dan H2O2 pada proses bleaching, dan mengetahui pengaruh penambahan amonium persulfat terhadap morfologi selulosanya. Analisis kandungan kimia pelepah sagu dilakukan dengan metode Chesson, delignifikasi dilakukan dengan variasi konsentrasi NaOH sebesar 5%; 7,5%; dan 10%, dan bleaching dilakukan dengan variasi konsentrasi H2O2 sebesar 10%; 15%; dan 20%. Proses oksidasi menggunakan amonium persulfat dilakukan pada konsentrasi 2M pada suhu 75°C selama 16 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan kimia pelepah sagu yaitu ekstraktif larut air 16,41%; hemiselulosa 27,12%; selulosa 35,53%; dan lignin 18,25%; dan menunjukkan semakin tinggi konsentrasi NaOH dan H2O2 yang dipergunakan akan semakin banyak mendegradasi lignin dan hemiselulosa, sehingga semakin murni selulosa yang didapatkan. Morfologi selulosa setelah proses oksidasi menggunakan amonium persulfat memiliki diameter 41 µm yang teragregasi.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jstk

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry

Description

Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of ...