Boraks merupakan bahan beracun bagi manusia, tetapi boraks sering disalahgunakan untuk zat aditif dalam bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh boraks terhadap aktivitas spermatogenesis tikus putih. Dua puluh lima tikus putih jantan berusia empat bulan diberi perlakuan dengan rancangan acak lengkap, yang terdiri dari lima kelompok perlakuan dengan lima ulangan yaitu: (1) tanpa perlakuan; (2) placebo boraks (1 ml CMC 1 %) per hari; (3) 200 mg boraks per kg berat badan per hari; (4) 400 mg boraks per kg berat badan per hari; (5) 600 mg boraks per kg berat badan per hari. Semua perlakuan secara oral selama 30 hari. Aktivitas spermatogenesis dihitung dengan menggunakan rumus Iczkowski et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa boraks menurunkan aktivitas spermatogenesis tikus putih dari 81,84 % menjadi 23,45 %. Kata kunci: boraks, spermatogenesis, tikus putih.
Copyrights © 2013