Tongkol jagung memiliki komponen penyusun yaitu lignoselulosa yang terdiri dari lignin, selulosa dan hemiselulosa yang mengindikasikan adanya kandungan karbon yang cukup tinggi pada tongkol jagung sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai karbon aktif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memanfaatkan limbah tongkol jagung, mengetahui pengaruh variabel (konsentrasi aktivator, ukuran arang, lama proses adsorbsi) dan mengetahui kondisi optimum dari variabel yang paling berpengaruh. Metode yang digunakan Experimental Design dengan metode Factorial Design Dua LevelĀ dengan variabel berubah yaitu konsentrasi aktivator 1 & 2 M, ukuran arang 60-80 mesh dan 120-140 mesh, lama proses adsorbsi 1&2 jam. Hasil dari penelitian dapat diketahui bahwa variabel yang paling berpengaruh adalah waktu pengadukan adsorbsi dengan kondisi optimum pada percobaan menggunakan konsentrasi aktivator 2 M, ukuran arang 120-140 mesh waktu pengadukan 2 jam menghasilkan penurunan TDS dari 431 menjadi 289 dengan persentase 32,95%.
Copyrights © 2021