Latar Belakang: Penyembuhan luka adalah suatu kualitas dari kehidupan jaringan. Hal ini juga berhubungan dengan regenerasi jaringan. Proses penyembuhan luka dapat terjadi secara normal tanpa bantuan, walaupun beberapa bahan perawatan dapat membantu untuk mendukung proses penyembuhan. Pengelolaan luka yang baik akan menentukan hasil akhir proses penyembuhan luka. Salah satu alternatif untuk proses penyembuhan luka bisa menggunakan terapi madu asli atau madu campuran. Madu tentunya memiliki efek antimikroba, anti inflamasi dan meningkatkan fibroblastik, angioblastik serta memiliki kandungan air yang sedikit guna mempercepat proses penyembuhan luka.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan madu campuran terhadap proses penyembuhan luka kaki diabetik di Poli Kaki Diabetik Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian menggunakan rangkaian observasi proses penyembuhan luka denganmenggunakan madu campuran. Populasi dan sampel penelitian adalah klien dengan luka kaki diabetik grade II dan III dengan jumlah sampel minimal sebanyak 15 sampel.Hasil: dari penelitian ini menunjukkan rata-rata granulasi pada luka kaki diabetik grade II dan grade III dengan perawatan madu campuran tumbuh pada hari ke 14 sampai dengan 21 hari perawatan.Kesimpulan: Sehinga dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan madu campuran terhadap proses penyembuhan luka kaki diabetik grade II dan grade III sangat efektif dan menunjukkan hasil granulasi luka yang cepat dan baik.Kata Kunci : Madu Campuran, Luka Kaki Diabetik.
Copyrights © 2016