Latar Belakang: Kepuasan pasien akan kualitas pelayanan dapat ditentukan dengan membandingkan persepsi antara harapan dan kenyataan pelayanan yang diterima. Jika harapan terlampaui, pelayanan tersebut dirasakan sebagai kualitas yang memuaskan, begitu juga sebaliknya. Standar kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan ditetapkan secara nasional, menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal untuk kepuasan pasien yaitu diatas 95%.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Dimensi Kualitas Pelayanan (Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, dan Bukti Fisik) dengan Kepuasan Pasien.Metode: penelitian survei dengan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Populasi target adalah seluruh pasien dengan jumlah kunjungan pada bulan Januari - Maret 2019 sebanyak 2.620 orang, adapun jumlah sampel ditetapkan sebanyak 96 responden.Hasil:Berdasarkan analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan Ï Î± (0,05) diketahui bahwa ada hubungan antara Keandalan dengan Kepuasan Pasien (Ï = 0,000), ada hubungan antara Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien (Ï = 0,000), terdapat hubungan antara Kepastian dengan Kepuasan Pasien (Ï = 0,005), terdapat hubungan antara Empati dengan Kepuasan Pasien (Ï = 0,006), dan terdapat hubungan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien (Ï = 0,023).Simpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien yang dapat dilihat dari  variabel Keandalan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Kepastian dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,005. Ada hubungan yang signifikan antara variabel Empati dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,006. Juga terdapat hubungan yang signifikan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,023.Kata kunci: Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, Bukti Fisik, dan Kepuasan.
Copyrights © 2020