Masih banyak terlihat karyawan kurang memiliki kemauan untuk bekerja sama. Jika karyawan memiliki rasa kemauan bekerja sama maka akan memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuan yang tidak mungkin dicapai secara individual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis gaya kepemimpinan General Manager yang berdampak pada loyalitas karyawan. Penelitian menggunakan jenis data kuantitatif dan metode asosiatif. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas. Pengujian hipotesis digunakan uji regresi linear sederhana dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil pengolahan data dari 72 sampel, dengan bantuan aplikasi SPSS versi 20.00 diketahui bahwa variabel gaya kepemimpinang general manager (X) secara keseluruhan menunjukkan persentase 62% pada rentang ≥ 56 dengan kategori sangat baik. Variabel loyalitas karyawan (Y) secara keseluruhan menunjukkan persentase 51,4% pada rentang ≥ 72 dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa hasil uji regresi linear sederhana didapatkan nilai F hitung 4,100 dan signifikan 0,047>0,05 yaitu variabel gaya kepemimpinan general manager (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel loyalitas karyawan (Y), maka Ha diterima. Kemudian koefisein determinasi diperoleh R Square 0,055, artinya kontribusi variabel gaya kepemimpinan general manager terhadap variabel loyalitas karyawan (Y) sebanyak 5,5% sedangkan 94,5% ditentukan oleh faktor lain. Maka, terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan general manager terhadap loyalitas karyawan.
Copyrights © 2022