Journal of Public Policy and Management Review
Vol 11, No 3: Juli 2022

ANALISIS PERAN AKTOR DALAM PENGEMBANGAN OBYEK WISATA UMBUL SUSUHAN DI DESA MANJUNGAN KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN KLATEN

Shendy Yasmin Arafat (Departemen Administrasi Publik)
Budi Puspo Priyadi (Departemen Administrasi Publik)
Amni Zakarsyi Rahman (Departemen Administrasi Publik)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Dampak pandemi Covid-19 merembet hampir ke seluruh sektor industri, salah satunya pada industri pariwisata. Pemerintah selama pandemi membuat peraturan untuk menutup sementara tempat wisata untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Obyek Wisata Umbul Susuhan juga terkena dampak dari pandemi dan diharuskan tutup untuk sementara waktu sehingga pendapatan daerah mengalami penurunan. Untuk mengatasi masalah tersebut, para aktor atau stakeholders saling memutar otak dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis aktor yang terlibat dalam pengembangan obyek wisata Umbul Susuhan serta menganalisis peran masing-masing aktor yang terlibat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor atau stakeholder yang terlibat dalam pengembangan obyek wisata Umbul Susuhan terdiri dari: Stakeholder Primer; Stakeolder Kunci; dan Stakeholder Sekunder. Aktor atau stakeholder dalam pengembangan obyek wisata ini memiliki peran, antara lain: Policy Creator, Koordinator, Implementator, Fasilitator dan Akselerator. Stakeholder primer dalam pengembangan obyek wisata Umbul Susuhan, yaitu BUMDes Mahanani yang berperan sebagai Policy Creator, Implementor dan Koordinator. Selanjutnya, stakeholder kunci dalam pengembangan ini ada dua, yaitu Pemerintah Desa Manjungan yang berperan sebagai Policy Creator, Koordinator dan Fasilitator; serta Dispermasdes Kabupaten Klaten yang berperan sebagai Koordinator dan Fasilitator. Kemudian, stakeholder sekunder dalam pengembangan ini, antara lain: Pemerintah Kabupaten, Kecamatan Ngawen, pihak swasta yang berperan sebagai Fasilitator dan BPD, Ketua RW, Ketua RT, PKK, Karangtaruna yang berperan sebagai Akselerator. Terdapat beberapa aktor yang belum bisa menjalankan peran dengan maksimal karena adanya Pandemi Covid-19.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jppmr

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Jurnal Ilmu Administrasi Publik diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas ...